Compress MP3 Menggunakan Nero 6

1 comments
Alahamdulillah kami panjatkan puji syukur kami kehadirat Allah SWT. karenaNya saya dapat menerbitkan postingan yang terbaru ini. Artikel kali ini sesuai dengan judul diatas, dari pada menggunakan software lain yang masih harus download atau mengotori system komputer kita. Lebih baik menggunakan program yang sudah dan sering digunakan. Yah jawaban anda betul yaitu Nero 6, kelebihannya selain enteng dari pada nero versi lebih tinggi fasilitasnya juga masih memadai sekali.Alah kebanyakan omong ya? Langsung jika kita sudah menginstal nero 6, ya segera dibuka dong bung? Jika belum, ya segera download dan di intatal donk? Jangan dlahom aza.
  • Buka jendela Nero Startsmart, pilih tab Audio trus Encode Audio Files. Hayo lihat gambar
  • Add lagu yang akan di compress kemudian klik tanda panah ke bawah pada Output file format.Terserah mau pilih mp3PRO(*.mp3) atau PowerPack lame mp3 Encoder(*.mp3) tapi kalau aku pilih yang pertama. Karena pilihannya lebih banyak dan detail.


  • Klik Setting untuk mengatur ukuran kapasitas mp3 yang mau dicompress. Kalau ukurannya terlalu kecil kualitasnya suara akan jelek, mendingan pilih yang tengah-tengah aja. Trus kalau buat hp bagusan yang mono.


  •  Kalau uda disetting klik OK dan GO. Tunggu prosesnya sampai selesai. Jika uda selesai buka di my document drive C: karena setinggan defaultnya disitu. Anda juga bisa rubah target filenya dengan cara klik Brows.
  • Sekian terima kasih. Enjoy aza bung jangan tegang. Baca basmalah dulu dan alhamdulillah kalau sudah berhasil. Jangan lupa kasih kommennya ya?
READ MORE - Compress MP3 Menggunakan Nero 6

Pengertian MS-DOS promt

0 comments
MS-DOS adalah singkatan dari Microsoft Disk Operating System, yaitu Sistem Operasi berbasis baris-perintah (command-line) yang digunakan pada PC. Seperti sistem operasi lain contohnya OS/2, ia menterjemahkan input dari keyboard menjadi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh komputer, ia juga dapat menangani pekerjaan seperti input dan output pada disket atau harddisk, dukungan video, kontrol keyboard , dan banyak lagi fungsi-fungsi internal lainnya yang berkaitan dengan eksekusi sebuah program dan pemeliharaan file.

Perintah MS-DOS diketikkan dalam sebuah jendela yang disebut Command Prompt Window. Untuk keluar dari MS-DOS, ketik exit dalam jendela tersebut yaitu pada kursor yang berkedip-kedip.

MS-DOS Mode adalah sebuah shell dimana lingkungan MS-DOS di-emulasikan dalam Sistem Operasi 32-bit, seperti Windows. Program berbasis MS-DOS dapat berjalan di Windows dan biasanya ia membuat sebuah file yang disebut Program Information File (PIF) yang muncul sebagai shortcut di desktop anda.

Untuk membuka jendela Command Prompt, klik Start, pilih All Programs, pilih Accessories, dan kemudian klik Command Prompt.
READ MORE - Pengertian MS-DOS promt

Pengertian Dan Sejarah Open SuSe

2 comments
SUSE [ˌoʊpɛnˈsuːzə], sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional,[2]  , adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem). SUSE Linux awalnya merupakan distro Slackware  terjemahan bahasa Jerman. Ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E berhubungan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse karena pengucapan namanya yang sama.

Terdapat dua (2) distro utama SUSE Linux yang saat ini aktif:

    * SUSE Linux Enterprise : SLE adalah solusi sumber terbuka dari Novell untuk perusahaan besar. Terdiri dari dua paket, yaitu:

        * SUSE Linux Enterprise Server : SLES adalah Sistem Operasi Server Perusahaan yang merupakan komponen SLE.
        * SUSE Linux Enterprise Desktop : SLED adalah Sistem Operasi Desktop Perusahaan yang merupakan komponen SLE.

    * openSUSE : sebuah proyek masyarakat, yang disponsori oleh Novell, dirancang untuk pengguna rumahan.





Sejarah

SUSE bermula di awal tahun 1990-an di mana Linux terdiri dari sekitar 50 keping disket dan dapat diunduh/diambil lewat internet, tetapi pengguna potensial yang memiliki koneksi internet tidaklah banyak. Kemudian S.u.S.E. GmbH menghimpun disket-disket Linux yang dapat dibeli (tanpa harus memiliki koneksi internet). SuSE tersebarluas oleh Suse GmbH dengan lokalisasi instalasi dalam bahasa Jerman dan dengan itu menciptakan distribusi dari banyak pengguna berbahasa Jerman. Alat instalasi dari Slackware diganti dengan YaST hasil pengembangan Suse GmbH sendiri. Mulai April 1994 Paket Suse-Linux Versi 1.0 mulai menggunakan CD, tidak lagi dalam disket (yang sudah mencapai 70 keping).

Versi pertama yang berdiri sendiri terlepas dari Slackware diterbitkan pada Mei 1996 dengan nama S.u.S.E. Linux, versi 4.2. Penomoran 4.2 dalam versi ini diakibatkan dari diskusi panjang di mana penomoran versi 1.1 ditolak dan angka 42 lebih disukai karena merupakan "jawaban dari segala pertanyaan terhadap segala pertanyaan" (Answer to Life, the Universe, and Everything) menurut roman karya Douglas Adams The Hitchhiker's Guide to the Galaxy. Pada versi ini untuk pertama kalinya, dalam distribusi dengan 3 CD, disertai sebuah Live-Filesystem.

Mulai dari versi 4.2 angka penjualan Suse Linux meningkat tajam. Pengguna professional di pasar Linux menuntut produk yang sesuai, maka mulai versi 5 ditawarkan produk SuSE Business Linux. Konsep ini kemudian tetap dijual melalui SUSE Linux Enterprise Server (SLES), yang boleh diperoleh di samping siklus rilis dan pembaruan yang panjang dengan dukungan tawaran dan pelatihan yang beragam.

Suse Linux yang sampai pada versi itu hanya mendukung platform Intel i386, pada versi 6.1 mulai juga mendukung platform DEC, Alpha AXP dan platform PowerPC pada versi 6.3. Kedua distribusi memiliki pengaruh penting bagi pengembangan kualitatif Distribusi Suse Linux. Pada perkembangan berikutnya tersedia juga versi SuSE Linux untuk sistem AMD Athlon 64, Intel Itanium dan IBM 390 (Z-Series).

Mulai versi 7.0 sampai dengan 9.1 tersedia dua versi Suse Linux: Personal dan Professional. Di samping itu tersedia juga versi bagi pelajar. Paket pembaruan dengan harga yang pantas untuk versi Professional juga tersedia tanpa cetakan buku pedoman administrasi. Pada 4 November 2003, Novell mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi SuSE.[3] Akuisisi ini diselesaikan pada Januari 2004.[4] SuSE 9.1 merupakan versi pertama di bawah Novell. Salah satu perubahan yang terjadi adalah mulai Juni 2004, di samping instalasi melalui FTP, CD untuk instalasi dasar tersedia di internet. Juga pada edisi Professional dipasarkan dengan keping DVD kedua yang berisi perangkat lunak untuk sistem 64-Bit (AMD64 dan Intel 64) (versi 64-Bit SuSE 9.0 dijual terpisah). Pada April 2004 YaST ditempatkan di bawah Lisensi Publik Umum GNU. Pada 4 Agustus 2005, juru bicara dan direktur hubungan masyarakat Bruce Lowry mengumumkan bahwa pengembangan SUSE Professional akan lebih terbuka dan bersama dalam proyek komunitas openSUSE berupaya meraih perhatian yang lebih luas dari pengguna dan pengembang . Lebih terbuka dengan memungkinkan pengguna dan pengembang untuk menguji dan membantu mengembangkannya. Sebelumnya segala pengembangan dilakukan hanya oleh SUSE dan versi 10.0 adalah versi pertama dengan pengujian beta oleh publik. Sebagai bagian dari perubahan, akses ke Server-YaST menjadi pelengkap bagi pengguna SUSE Linux.

Maskot dari SUSE secara umum dikenali sebagai gecko (tokek) dan disebut sebagai Geeko, namun sebenarnya adalah seekor kameleon (Chamaeleonidae).

READ MORE - Pengertian Dan Sejarah Open SuSe

Pengertian Serta Keunggulan KDE (K Desktop Environment)

1 comments
KDE (K Desktop Environment) adalah lingkungan desktop (desktop environment) dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE dapat ditemui pada berbagai sistem Unix, termasuk Linux, BSD, dan Solaris. KDE juga tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan untuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin.

Keunggulan utama KDE adalah kemudahan pemakaian, fleksibilitas, portabitilis, dan kekayaan fitur. KDE dikembangkan sejalan dengan KDevelop, paket pengembangan perangkat lunak, dan KOffice, paket aplikasi office.


Huruf "K" mulanya adalah untuk "Kool", tetapi selanjutnya diganti menjadi "K" saja, yang berarti "Aksara pertama sebelum 'L' (untuk Linux) dalam alfabet Latin."


Ciri Khas

KDE memiliki ciri khas dalam hal penamaan software dengan hampir selalu menggunakan huruf K, seperti Konversation, Okular. Hal ini tidak selalu menjadi suatu keharusan karena ada juga berbagai default software di KDE yang tidak menggunakan huruf K seperti Gwenview.


Arsitektur

Beberapa teknologi penting yang menjadi landasan infrastruktur KDE adalah:

    * Qt - tookit untuk widget grafis
    * aRts - soundserver
    * DCOP - sistem komunikasi antarproses
    * KHTML - HTML engine
    * KIO - akses file dengan dukungan jaringan
    * Kiosk -
    * KParts - kerangka komponen in-process
    * Kwin - window manager
    * KConfigXT - pengelola konfigurasi
    * XMLUI - antarmuka yang didefinisikan menggunakan file XML
READ MORE - Pengertian Serta Keunggulan KDE (K Desktop Environment)

Getting Started With KDE Desktop Open SuSe

1 comments
When you start your system, you are usually prompted to enter your username and password. If you did not install your system yourself, check with your system administrator for your username and password.
After logging in to KDE for the frst time, you see the KDE desktop, which shows the following basic elements:




Desktop Icons: Click an icon on the desktop to access its associated program or application. With KDE 4,    icons appear as widgets that you can tilt, enlarge or minimize. Right-click to open a context menu to access the icon properties, or to remove the icon.
Desktop Context Menu: Right-click an empty area on the desktop to access the context menu for confguring the appearance of the desktop, adding panels or widgets to the desktop, locking the widgets in their current position, or for leaving the current session or locking the screen.
Desktop Toolbox: Move your mouse pointer to the icon in the upper right corner of the desktop to access a menu that lets you confgure desktop widgets. Use Show Dashboard to switch to a desktop view hiding all currently opened windows and panels. To show your windows and panels again, select Hide Dashboard.
KDE Panel: By default, the panel of your KDE desktop consists of the following areas (from left to right): quick launcher with the main menu icon on the left and further program icons, pager (desktop previewer), taskbar, and system tray. You can add or remove icons in the panel and customize the appearance of the panel as well as its location on the desktop. If you hold your mouse pointer over an icon in the panel, a short description is displayed.
Main Menu Button: Use the icon at the far left of the panel to open a menu which holds a search function at the top and several tabs at the bottom. The Applications tab shows all installed programs in a function-oriented menu structure which makes it easy to fnd the right application for your purpose even if you do not know the application names yet.
Pager (Desktop Previewer): Between the quick launcher and the taskbar, fnd a miniature preview that shows your virtual desktops (if not confgured otherwise, they are numbered). openSUSE allows you to organize your programs and tasks on several desktops, which minimizes the number of windows to arrange on the screen (see Section “Using Virtual Desktops”). To switch between desktops, click one of the symbols in the pager.
Taskbar: By default, all started applications and open windows are displayed in the taskbar, which allows you to access any application regardless of the currently active desktop. Click to open the application. Right-click to see options for moving, restoring, or minimizing the window.
System Tray: This rightmost part of the panel usually holds some smaller icons, including the system clock displaying time and date, the volume control, and several other helper applications such as the device notifer, informing you about recently plugged or inserted devices such as USB sticks, external hard disks, cameras, CDs, or DVDs.


READ MORE - Getting Started With KDE Desktop Open SuSe
Prev Prev Prev